Bukit Sikunir, Pesona Golden Sunrise Dataran Tinggi Dieng

Dieng memang tak pernah berhenti memberikan kesejukan serta menghadirkan keindahan alam yang memukau. Kali ini kita akan jalan-jalan ke Wonosobo untuk menyantap matahari terbit di bukit Sikunir Dieng. bukit sikunir Dieng yang terkenal akan golden sunrise nya. Bahkan banyak yang menyebut bukit Sikunir adalah spot paling indah di Indonesia untuk menikmati golden sunrise. Sikunir mungkin cuma bukit kecil, namun banyak kesan bisa didapat disini terutama dengan keindahan Golden Sunrisenya.

Sikunir Dieng memiliki tinggi 2.463 meter di atas laut. Ketinggiannya cukup sedang. Namun karena basecamp pendakian bukit Sikunir berada di dataran tinggi Dieng yang memiliki ketinggian lebih dari 1500 meter di atas permukaan laut menjadikan perjalanan dari basecamp menuju puncak Sikunir tidak membutuhkan waktu lama. Basecamp Sikunir ada di desa Sembung yang merupakan desa tertinggi di Pulau Jawa.

Bukit sikunir pertama kali di temukan oleh seorang wisatawan dari luar negeri pada era 80 an yang datang ke dieng setelah berkunjung ke Bromo. Dalam perjalanan wisatanya waktu itu juga di dampingi oleh seorang pemandu wisata lokal dieng. Baru pada awal tahun 2009 tempat wisata yang satu ini sudah mulai banyak di kunjungi oleh wisatawan domestik maupun asing hingga sekarang.

Asal usul nama Sikunir di ambil dari kata Kunyit atau Kunir ( Sejenis Tanaman Rempah ). Dikarenakan ketika pantulan sinar matahari yang muncul di atas bukit membuat tempat di sekitarnya berubah seperti warna kunir (kuning mendekati jingga). Spontanitas Penduduk lokal pun menyebutnya Bukit Sikunir Dieng. Nama bukit tersebut bagi masyarakat desa sembungan sudah di berikan sejak dahulu.

Basecamp Sikunir berada di Desa Sembungan yang merupakan desa tertinggi di Pulau Jawa. Desa ini merupakan titik start paling familiar yang digunakan para wisatawan untuk memulai pendakian ke Bukit Sikunir Dieng hingga Puncaknya demi mendapatkan pengalaman istimewa menjadi saksi detik-detik pergantian hari dan menyantap semburat mentari beranjak dari peraduan menciptakan pemandangan Istimewa serasa di puncak dunia.

Jika sobat start dari Kawasan Wisata Dieng, maka dibutuhkan waktu sekitar limabelas hingga tigapuluh menitan menggunakan kendaraan (waktu perjalanan sangat dipengaruhi kondisi dan rute jalan yang dilalui) untuk mencapai desa sembungan, kemudian dilanjutkan pendakian ke Puncak Sikunir yang kurang lebih memakan waktu setengah Jam.

Menurut info yang didapat jika malam minggu rata-rata pendaki sekitar 1000-1200 orang, jadi kalau sobat ingin perjalanan menuju puncak yang tidak terlalu ramai, sobat bisa kesana selain malam minggu.

Tanda bila sobat sudah hampir sampai ke basecamp ialah akan ada gapura cukup besar bertuliskan “Welcome to Sembungan Village”. Perjalanan sampai ke basecamp sobat akan melewati jalan perkampungan dengan rumah penduduk berada di kiri kanan jalan.

Sebelum mendaki jangan lupa untuk pengecekan terakhir. Mengecek barang-barang serta kesiapan anggota. Jangan lupa membayar retribusi sebesar Rp. 12.000 (sudah termasuk parkir sepeda motor).

Jika sobat ingin mendirikan tenda, disana disediakan penyewaan tenda kapasitas 6 orang dengan harga 100.000 permalam. Namun sobat juga boleh membawa tenda sendiri dari rumah.

Terletak di ketinggian 2.263 dpl tentunya membuat suhu udara di sikunir super dingin, di malam hari suhu udara sekitar 6 – 10° Celcius. Oleh karena itu jangan lupa untuk membawa jaket yang cukup tebal namun tetap nyaman dipakai. Jika ada yang tidak kuat dengan suhu dingin jangan khawatir, di sana terdapat juga persewaan sleeping bag seharga 10.000 permalam.

Jika sobat tidak ingin menginap dan hanya ingin melihat sunrise disarankan datang pulul 2-3 dini hari dan langsung naik ke puncak agar sobat tetap dapat menikmati detik-detik terbitnya sang surya.

Pukul 2 dini hari sudah mulai banyak pendaki yang menuju puncak Sikunir Dieng. Barangkali bagi yang baru pertama kesana akan bertanya-tanya “kok mau-maunya berangkat jam 2 pagi..padahal masih sangat dingin hawanya” namun sobat akan mengerti bila sudah sampai puncak. Mereka yang datang pagi-pagi sekali dapat mencari spot yang bagus untuk menikmati dan mengabadikan golden sunrise. Yang datang belakangan bakalan gak dapat tempat yang bagus buat melihat sunrise.

Kurang lebih 30 menit kita sudah sampai di puncak bukit Sikunir Dieng. Siapkan gadged sobat. Abadikan setiap detik kemunculan sang surya. Jangan lupa hirup dalam-dalam udara sejuk yang ada di Bukit Sikunir Dieng. Panorama indah dieng dapat dilihat dari puncak bukit sikunir. Tak hanya itu kita juga bisa melihat dari arah tenggara nampak Gunung Merapi yang berdiri kokoh di temani gunung merbabu di sebelahnya. Sementara itu disamping kiri bukit terlihat “si kembar” gunung sumbing dan sindoro. Melihat kebawah hamparan awan dan kabut seolah membuat kita sedang berada di negeri awan.

http://wisatalicious.com/bukit-sikunir-dieng-pesona-golden-sunrise-di-dataran-tinggi-dieng/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s